Jasa Pengujian Struktur Bangunan
PT DNA Mitra Teknik
Apa Itu Pengujian Struktur Bangunan?
Pengujian Struktur Bangunan merupakan layanan pemeriksaan dan pengujian terhadap kondisi serta kekuatan struktur suatu bangunan untuk mengetahui apakah bangunan masih memenuhi persyaratan teknis, keamanan, kekuatan, dan kelayakan fungsi sesuai dengan peruntukannya. Pengujian ini penting dilakukan terutama pada bangunan yang telah lama berdiri, bangunan yang mengalami perubahan fungsi, bangunan yang akan direnovasi atau ditingkatkan kapasitasnya, maupun bangunan yang membutuhkan pemeriksaan teknis sebagai bagian dari proses Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Pada bangunan existing, misalnya, pemeriksaan dapat menemukan retak pada kolom atau balok. Kondisi tersebut tidak selalu berarti bangunan dalam keadaan berbahaya karena jenis, ukuran, lokasi dan pola retak harus dianalisis terlebih dahulu. Begitu pula dengan korosi tulangan, perubahan bentuk, atau penurunan struktur. Oleh karena itu, pengujian struktur diperlukan untuk memperoleh data teknis yang lebih objektif mengenai kondisi bangunan.
Pengujian struktur dilakukan sebagai bagian dari evaluasi kelaikan fungsi bangunan. Hasil pemeriksaan dapat memberikan informasi mengenai kondisi elemen struktur dan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan apakah bangunan dapat digunakan sesuai dengan fungsi yang direncanakan. Bangunan yang akan direnovasi atau mengalami perubahan fungsi, pemeriksaan struktur juga sangat penting. Misalnya, bangunan perkantoran akan diubah menjadi gudang, restoran, atau tempat usaha dengan aktivitas dan beban yang lebih besar. Dalam kondisi tersebut, perlu diketahui apakah struktur eksisting mampu menerima beban tambahan atau diperlukan penguatan struktur.
Dokumen Persyaratan
- Dokumen Administrasi: Meliputi identitas pemilik atau penanggung jawab bangunan, KTP, NPWP, NIB apabila bangunan digunakan untuk kegiatan usaha, serta dokumen kepemilikan atau penguasaan bangunan. Apabila pengujian dilakukan untuk keperluan SLF atau perizinan lainnya, dokumen perizinan yang telah dimiliki juga dapat diperlukan.
- Dokumen Teknis: PBG atau dokumen perizinan bangunan yang tersedia, gambar arsitektur, gambar struktur, gambar pondasi, denah bangunan, gambar detail kolom dan balok, gambar pelat lantai, gambar rangka atap, serta dokumen perencanaan struktur apabila tersedia. Untuk bangunan existing, as-built drawing sangat membantu karena dapat memberikan gambaran mengenai kondisi bangunan setelah selesai dibangun. Apabila dokumen tersebut tidak tersedia, pengukuran dan pemeriksaan lapangan dapat dilakukan untuk memperoleh data kondisi aktual bangunan.
- Dokumen Tambahan: Berupa data material bangunan, spesifikasi beton dan baja, hasil pengujian material sebelumnya, laporan pemeriksaan struktur, dokumentasi pembangunan, riwayat renovasi, serta informasi mengenai perubahan fungsi bangunan. Informasi mengenai kejadian khusus seperti gempa, kebakaran, banjir, benturan kendaraan, atau kerusakan lain juga penting disampaikan apabila pernah terjadi.
- Akses Lokasi: Selain dokumen, pemilik bangunan perlu memberikan akses ke area struktur yang akan diperiksa, seperti ruang dalam bangunan, kolom, balok, pelat lantai, area atap, basement, pondasi yang dapat diakses, serta bagian bangunan lainnya sesuai kebutuhan pemeriksaan.
Alur Pengerjaan
- Konsultasi dan Identifikasi Bangunan: Dikumpulkan informasi mengenai fungsi bangunan, luas dan jumlah lantai, tahun pembangunan, sistem struktur, kondisi bangunan, riwayat renovasi, serta tujuan dilakukannya pengujian.
- Pemeriksaan Dokumen Teknis: Gambar struktur, data material dan dokumen bangunan lainnya diperiksa untuk mengetahui sistem struktur yang digunakan, jenis pondasi, dimensi kolom dan balok, ketebalan pelat, sistem rangka atap, mutu beton yang direncanakan, serta informasi teknis lainnya.
- Survey dan Pemeriksaan Visual di Lapangan: Tim memeriksa kondisi struktur secara langsung dengan mengidentifikasi kerusakan atau perubahan pada elemen struktur seperti retak, spalling, korosi tulangan, perubahan bentuk, kerusakan sambungan, dan penurunan struktur.
- Pengujian Material dan Struktur: Dilakukan apabila hasil pemeriksaan visual menunjukkan perlunya pengujian lebih lanjut menggunakan metode non-destruktif maupun metode tertentu yang membutuhkan pengambilan sampel.
- Analisis Struktur: Data hasil pemeriksaan dianalisis secara teknis untuk mengevaluasi kemampuan struktur dalam menerima beban, termasuk pemodelan dan analisis struktur terhadap beban yang bekerja.
- Penyusunan Laporan: Disusun laporan hasil pemeriksaan dan pengujian struktur yang memuat kondisi struktur, hasil pengujian, analisis, kesimpulan, serta rekomendasi perbaikan atau penguatan struktur.
Lingkup Pekerjaan
- Pemeriksaan Struktur: Dilakukan terhadap berbagai elemen struktur seperti pondasi, kolom, balok, pelat lantai, dinding struktural, tangga, struktur atap, sambungan struktur, dan elemen lainnya untuk mengetahui kondisi fisik dan mengidentifikasi kerusakan.
- Pemeriksaan Visual: Mengidentifikasi kondisi seperti retak, keropos, pengelupasan beton, korosi tulangan, deformasi, kebocoran, kerusakan sambungan, dan indikasi penurunan bangunan yang didokumentasikan melalui foto dan pengukuran.
- Pengujian Material: Pengujian terhadap material beton (menggunakan rebound hammer atau metode lain) dan baja (profil, sambungan, dan korosi) sesuai kebutuhan.
- Pengukuran Struktur: Pengukuran dimensi kolom, balok, pelat, struktur atap, dan posisi elemen struktur untuk memastikan kesesuaian antara kondisi aktual dengan gambar teknis.
- Analisis Struktur: Evaluasi kemampuan struktur dalam menerima beban mati, hidup, angin, dan gempa, terutama jika ada perubahan fungsi atau penambahan beban.
- Rekomendasi Teknis: Penyusunan tindakan teknis seperti perbaikan retak, perbaikan beton, perlindungan korosi, atau perkuatan struktur berdasarkan hasil analisis.
Output Layanan
Output utama dari layanan ini adalah Laporan Hasil Pemeriksaan dan Pengujian Struktur Bangunan yang memberikan gambaran mengenai kondisi struktur, rekomendasi perbaikan atau penguatan, serta dapat menjadi dokumen pendukung dalam proses pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan (SLF).
Price List Harga
- Gambar & Perhitungan Struktur + SKK Tenaga Ahli LB > 500 M2: Mulai dari Rp 12.750.000
- Gambar & Perhitungan Struktur (Tanpa SKK Tenaga Ahli) LB > 500 M2: Mulai dari Rp 8.925.000
- SKK Struktur LB > 500 M2: Mulai dari Rp 6.375.000
Telp / WhatsApp: 081554929675 | Email: dnamitrateknik@gmail.com

“serah terima product gambar gambar as built drawing SLF PT SEMESTA “

“Dokumentasi Meeting Berkas Awal dengan Bank Jatim“

“Dokumentasi Survey Lapangan PT Bumen Redja Abadi “

“Dokumentasi Survey Lapangan PT Amazon Colour Indonesia “

“Dokumentasi pendampingan pengawasan I SLF PT. PGN kantor MCS Ngagel “

“Dokumentasi Meeting offline dengan dinas terkait “
DAPATKAN PENAWARAN TERBAIK DARI KAMI
Biaya pengurusan SLF untuk bangunan berbeda-beda di setiap wilayah, tergantung pada beberapa faktor yang ada di lapangan.
